Opini Alan Shearer Terhadap Usia Perak Liga Primer Inggris

0
104

Humas.id, Hongkong – Liga Primer Inggris telah mencapai perkiraan penonton global sebanyak 4,7 milyar. Tahun ini, kompetisi sepakbola tersebut berusia 25 tahun dan akan menghasilkan pendapatan hingga $7 milyar. Alan Shearer adalah salah satu pemain legenda sepakbola Inggris.

Masih menjadi pemegang rekor mencetak gol EPL, karirnya selama 18 tahun telah membuat standar profesionalitas sepakbola di Inggris dan menjadikan dirinya sebagai panggung hiburan.

Bulan ini dalam ‘Talk Asia’, Shearer bersama CNN Manisha Tank di Hong Kong berbicara tentang karirnya sebagai pesepakbola termahal di dunia, hidup setelah olah raga dan hubungan antara sepakbola dan demensia.

Berikut adalah wawancara eksklusif mantan punggawa Blackburn Rovers dan Newcastle United bersama CNN di Hongkong:

Liga Primer Inggris Dalam Ulang Tahun yang ke-25:

“Saya pikir ini merupakan liga terbaik di dunia secara keseluruhan. Mungkin tidak menjadi standar bijaksana terbaik tapi secara keseluruhan… stadion, suasana, manajer, pemain dan anda jadikan semuanya jadi satu dan semuanya jadi luar biasa dan hal tersebut membuatnya menjadi suatu kesuksesan.”

Atas apa pemain dibayar:

“Sebenarnya itu bukan kesalahan dari pemain. Jika seseorang bersedia untuk membayar dengan jumlah tersebut, anda sudah jelas menerimanya. Para pemain tidak layak dihargai segitu, hal itu tidak diragukan lagi. Saya pun juga tidak layak untuk apa saya dibayar. Sudah pasti ada pekerjaan lebih penting yang orang lakukan, dan bekerja keras, dan menyelamatkan nyawa yang jauh lebih berharga dari sejumlah uang yang didapat oleh pemain sepakbola. Sekali lagi, itu merupakan permintaan dari luar sana.”

Pembuatan dokumenter tentang demensia:

“Ketika anda memasuki dunia sepakbola saat remaja dan tentunya sebagai seorang profesional anda menyadari di tahap selanjutnya dalam hidup anda, anda pasti akan mengalami suatu permasalahan dan masalah lutut dan masalah punggung dan seperti yang saya alami. Tidak pernah sebelumnya saya berpikir bahwa sepakbola juga bisa memberikan masalah pada otak contohnya demensia.”

“Rasanya sangat menyakitkan ketika melakukan pemindaian otak. Ketika saya akan melakukan pemindaian otak seorang staf berkata ‘anda tentu tahu jika kami menemukan sesuatu yang menjijikkan di otak anda, kami harus mengatakannya’ dan saya berpikir… yah itu menyakitkan karena saya mungkin akan seperti beberapa pemain sepakbola lainnya… jika ada sesuatu yang tidak ingin saya ketahui.”

Dalam kegiatan amal:

“Satu hal yang dapat menyatukan orang yaitu sepakbola. Membutuhkan terlalu banyak uang untuk dapat bermain itu tidaklah tepat. Setiap orang harus dilibatkan.”

Source:
‘Talk Asia’ microsite: http://edition.cnn.com/specials/asia/talk-asia

‘Talk Asia’ Sekilas Tentang Alan Shearer: http://cnn.it/2AUKhtT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here